IBX5980432E7F390 Sistem Variable Valve Timing Intelegent Milik Mobil Toyota - Dasar Otomotif

Sistem Variable Valve Timing Intelegent Milik Mobil Toyota

Teknik Otomotif
Mobil toyota memiliki Mesin yang berteknologi VVT-i (Variable Valve Timing with intelligence) sebenarnya sistem teknologi VVT-i sudah lama dikembang oleh Toyota. VVT-i merupakan pengganti atau upgrade teknologi sebelumnya yaitu VVT milik perusahaan Toyota tersebut sudah lama di terapkan dan digunakan pada awal tahun 1991. Mesin toyota yang sudah VVT-i memiliki keunggulan tersendiri sehingga mesin teknologi baru ini semakin efisien dan bertenaga selain itu dia juga ramah lingkungan dan hemat bahan bakar. Dalam mengendarai mobil yang bermesin VVT-i kita harus belajar dan tahu tentang dasar dari terciptanya teknologi VVT-i dikarenakan ingin mengoptimalkan torsi mesin baik itu dalam segi kecepatan atapun dalam kondisi pengemudian mobil bisa nyaman dalam setiap medan perjalanan dan tidak boros ketika mobil sedang konsumsi BBM oleh karena itu akan lebih efisien serta ramah lingkungan dikarenakan VVT-i telah menurunkan  tingkat polusi udara misalnya emisi bahan bakar bisa memiliki level serendah mungkin. 


Bagaimana cara kerjanya? Cara kerjanya cukup sederhana. Untuk menghitung waktu buka tutup katup (valve timing) yang optimal, ECU (Electronic Control Unit) menyesuaikan dengan kecepatan mesin, volume udara masuk, posisi throttle (akselerator) dan temperatur air. Agar target valve timing selalu tercapai, sensor posisi chamshaft atau crankshaft memberikan sinyal sebagai respon koreksi. Bahasa sederhananya sistem VVT-i akan terus mengoreksi valve timing atau jalur keluar masuk bahan bakar dan udara. Disesuaikan dengan pijakan pedal gas dan beban yang ditanggung demi menghasilkan torsi optimal di setiap putaran dan beban mesin.

Adopsi teknologi VVT-i ke mesin mobil juga memberikan kelebihan minimnya biaya pemeliharaan yang harus ditanggung. Sebab tune-up seperti setel klep dan lain sebagainya tidak diperlukan lagi. Namun demikian, sebaiknya tetap lakukan service berkala, hindari sembarangan bengkel, dan gunakan oli mesin dengan grade yang dibutuhkan sesuai dengan manual yang dikeluarkan pihak pabrikan mobil. Memilih sembarang bengkel untuk mobil ini menjadi pantangan, pasalnya mesin ini memerlukan komputer diagnosa khusus yang hanya tersedia dibengkel resminya.

Dasar Teknik Mengendarai Xenia dengan teknologi otomotif VVT-i

Mengendarai mobil bermesin VVT-i dengan benar dapat menghemat penggunaan bahan bakar sampai 30% dibanding mesin konvensional. Namun, mengendarai secara asal menghasilkan pemborosan sampai 20% dibanding mesin konvensional. Dibanding mesin konvensional, mesin VVT-i menghasilkan torsi yang besar pada putaran mesin rendah dan tenaga kuda (horsepower) yang berlimpah padan putaran mesin tinggi. Nah berikut ini adalah tips mengendarai mobil yang memakai mesin VVT-i

Pertama, pelajari karakteristik mesin VVT-i. Biasanya timing akan berubah antara putaran rendah dan putaran cepat pada 3000 rpm. Ini dapat dirasakan biasanya akselerasi lebih cepat setelah melewati rpm tersebut.

Kedua, kemudian cek pada putaran mesin berapa kendaraan bisa bergerak (jalan rata dan datar). Ini adalah rpm terendah dimana VVT-i menghasilkan 90% torsi , biasanya 2000 rpm.

Ketiga, kemudian anda perlu mengganti kebiasaan berkendara anda. Pindah gigi sesaat sebelum terjadi perubahan timing, misal di 3000 rpm terjadi perubahan timing maka, pindah gigi saat 2950 rpm.

Itulah sedikit ulasan mengenai tentang sistem kerja pada mobil toyota dengan teknologi upgrade dari teknologi sebelumnya yang awalnya yaitu VVT menjadi VVT-i untuk pelayanan konsumen sehingga nyaman disetiap kondisi apapun semoga bermanfaat apa yang kita tulis di sini untuk anda semuanya..

stats count